Beranda Sumatera Selatan Ogan Ilir Polsek Pemulutan Gelar Simulasi Sispam dan Antisipasi Serangan OTK, Massa Memaksa Masuk...

Polsek Pemulutan Gelar Simulasi Sispam dan Antisipasi Serangan OTK, Massa Memaksa Masuk Area Mapolsek

113
0

OGAN ILIR ,LintaswaraNews.co – Saat sedang melaksanakan apel pagi, personel Polsek Pemulutan dikejutkan oleh beberapa orang yang mengendari sepeda motor terlihat melintas di depan Mapolsek.

Pengendara sepeda motor tersebut dengan sengaja menggeber sepeda motornya sembari berteriak-teriak seperti ada sesuatu yang ingin disampaikan.

Melihat hal yang mencurigakan, Kanit Intel Polsek Pemulutan Aipda Adriansyah melaporkan kejadian tersebut kepada Kapolsek Pemulutan AKP Herry Yusman.

Kapolsek Pemulutan lalu memerintahkan kepada seluruh personel untuk bersiaga sekaligus memerintahkan untuk menggunakan body beat atau rompi dan senjata api laras panjang jenis SS1 V2.

“Kemudian personel kami langsung menutup akses masuk ke Mapolsek Pemulutan dengan portal,” kata Herry kepada wartawan, Jumat (5/5/2023).

Tak berselang lama, massa yang berkonsentrasi di depan gerbang Mapolsek Pemulutan, berorasi dengan tujuan agar pihak kepolisian memproses anggota seorang anggota polisi dengan berselisih dengan rombongan OTK.

Melihat adanya konsentrasi massa di gerbang Mapolsek Pemulutan, Herry langsung memerintahkan Kanit Binmas Bripka Sugianto untuk melakukan negosiasi dengan massa serta mendengarkan apa tujuan dari aksi tersebut.

Setelah diketahui tujuan dari massa tersebut ingin menindaklanjuti perselisihan antara anggota Polsek Pemulutan dengan salah satu rombongan OTK.

Sugianto memberikan arahan kepada massa agar menyampaikan aspirasi dengan tertib dan tidak anarkis.

Namun pergerakan massa tidak dapat dibendung sehingga dengan memaksa masuk ke halaman Mapolsek dan bertemu langsung dengan Kapolsek Pemulutan.

“Setelah bertemu dengan Kapolsek, aksi massa semakin anarkis dan emosi serta meneriakkan kata-kata kotor kepada anggota Polsek Pemulutan dan tetap memaksa untuk masuk ke Polsek Pemulutan,” terang Herry.

Bahkan salah satu OTK tersebut mengeluarkan senjata tajam jenis pisau untuk melukai anggota Polsek Pemulutan.

Situasi dinilai massa mulai membahayakan keselamatan anggota Polsek Pemulutan, maka Kapolsek Pemulutan memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Ettah Yuliansyah beserta anggota untuk mengajak perwakilan dari OTK untuk membahas tentang permasalahan yang terjadi dan mencari penyelesaiannya.

“Setelah pembahasan tersebut, OTK diminta membubarkan diri, dan situasi berangsur kondusif. Kemudian kami memerintahkan anggota untuk konsolidasi serta menyampaikan beberapa arahan terkait kejadian tersebut,” ujar Herry.

Dilanjutkannya lagi, aksi massa yang merangsek masuk ke halaman Mapolsek Pemulutan tersebut merupakan simulasi sistem pengaman dan antisipasi serangan OTK.

“Dengan simulasi ini, tujuannya agar personel Polsek Pemulutan lebih siap mengantisipasi, menghadapi segala kemungkinan yang dapat mengganggu Kamtibmas,” kata Herry.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here