Beranda Sumatera Selatan OKU Merasa Ketakutan, Warga Keluhkan Rencana Pembangunan Jaringan Gardu Induk 2 PLN di...

Merasa Ketakutan, Warga Keluhkan Rencana Pembangunan Jaringan Gardu Induk 2 PLN di RS Bungur

87
0

Lintaswaranews.co Baturaja | Rencana pembangunan jaringan Gardu Induk 2 (GI) Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi (SUTET) PLN di RS Bungur Indah, RT 011 RW 05, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Baturaja Timur, OKU, mendapat sorotan dari warga sekitar.

Warga setempat menyebutkan,GI 2 PLN yang rencananya akan di bangun berdekatan dengan pemukiman mereka akan mengancam kesehatan mereka akibat radiasi arus listrik tegangan tinggi,kemudian jika terjadi hujan lebat ,petir,angin kencang,konsleting dan ledakan,akan membahayakan mereka.

Taufik Sobri, salah seorang warga, menyatakan, “Saya sama sekali tidak mengetahui adanya proyek ini. Tiba-tiba ada pekerjaan yang terjadi di sebelah rumah saya, dan tidak adanya pemberitahuan resmi terhadap rumah warga yang berdekatan”

Mereka juga mempertanyakan apakah pembangunan GI 2 PLN ini sudah mempunyai izin dan telah melewati kajian mendalam,karena pembangunan ini di duga kurang transparan dan kurangnya sosialisasi dengan warga sekitar.

“Kami memikirkan dampaknya, tidak hanya sekali atau dua kali terjadi ledakan dan sambaran petir yang membuat kami ketakutan” keluhnya.

Hendra, seorang warga yang rumahnya berdekatan dengan proyek ini, juga mengungkapkan ketidak pahamannya terhadap proyek tersebut. “Kami sama sekali tidak tahu apa yang sedang dilakukan di sini. Kami bahkan tidak menerima pemberitahuan apa pun,” katanya.

Warga berharap agar pihak terkait dapat berkoordinasi dengan mereka untuk memastikan bahwa tidak ada warga yang dirugikan oleh proyek ini. Mereka juga mencatat bahwa akses jalan umum sempat ditutup oleh pekerja dengan menggunakan seng tanpa ada papan pemberitahuan penutupan akses jalan,tetapi setelah protes dari warga, akses tersebut dibuka kembali.

Saat ini, lahan yang akan digunakan untuk jaringan GI sudah digusur dan berbatasan langsung dengan pemukiman warga. Beberapa pekerja juga terlihat sedang memasang pagar seng mengelilingi proyek.

Sementara belum ada keterangan resmi terkait pembangunan proyek ini, terdapat plang dengan tulisan “Tanah ini milik PT Sumbagsel Energi Sakti Pewali (SSP)” di lokasi tersebut.

Wawan, Seorang pekerja dari PT Twink Indonesia mengklarifikasi, “Kami hanya subkontraktor untuk pekerjaan ini. Untuk informasi lebih lanjut, silakan tanyakan kepada pihak yang lebih di atas ”ungkapnya

Sementara itu, Migdad selaku Spv Gardu Induk 1′ saat di temui di lokasi, Rabu (06/09/2023) membenarkan adanya rencana pembangunan GI 2 SUTET PLN tersebut,

“Ya saat ini rencana akan di bangun GI 2 di lokasi tersebut namun pembangunan tersebut masih tahap pembangunan oleh pihak kontraktor jadi belum di serahkan ke pihak kami dan saat ini kami tidak mengetahui sejauh mana prosesnya”kilahnya

“Terkait izin , saya tidak tahu.kami hanya memberikan akses jalan kepada kontraktor untuk aktivitas pembangunan GI 2 tersebut, biar satu pintu” Ungkapnya

Hingga berita ini disampaikan, proses pekerjaan masih berlangsung, sementara penduduk RS Kibang bersama warga sekitar akan terus memantau jalannya proses ini agar tidak merugikan masyarakat.(tam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here