Beranda Sumatera Selatan Ogan Ilir Diresmikan Bupati, Pengurus SPPG Timbangan 2 Komitmen Jaga Mutu dan Kualitas MBG

Diresmikan Bupati, Pengurus SPPG Timbangan 2 Komitmen Jaga Mutu dan Kualitas MBG

32
0

Diresmikan Bupati, Pengurus SPPG Timbangan 2 Komitmen Jaga Mutu dan Kualitas MBG

OGANILIR, lintaswaranews.co – Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar meresmikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Timbangan, Kabupaten Ogan Ilir, 28 Januari 2026.

Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan layanan Makan Bergizi Gratis bagi anak sekolah dan kelompok rentan di wilayah Ogan Ilir.

Secara keseluruhan, jumlah SPPG yang beroperasi dan terverifikasi di Ogan Ilir mencapai 39 unit. Saat ini operasional MBG di Ogan Ilir telah mencapai sekitar 80 persen.

Dalam sambutannya, Panca Wijaya Akbar menegaskan masih terdapat sejumlah sekolah, terutama di wilayah pelosok, yang belum sepenuhnya menerima manfaat program MBG.

Ia meminta seluruh pemangku kepentingan agar mempercepat penyaluran layanan sehingga seluruh sasaran dapat segera terlayani secara merata.

Panca juga menyoroti dampak positif program MBG terhadap penyerapan tenaga kerja dan perputaran ekonomi lokal.

“Di Ogan Ilir, program ini telah menyerap hampir 2.000 pekerja pada dapur-dapur MBG, serta menggerakkan ekonomi penyuplai bahan pangan seperti ikan, sayuran, ayam, dan komoditas lainnya,”kata Panca.

Meski demikian, Panca mengakui adanya keluhan dari sebagian masyarakat, khususnya ibu-ibu yang berbelanja di pasar karena ketersediaan sayur yang cepat habis atau layu.

Menurutnya, kondisi tersebut harus dilihat sebagai peluang dan berkah bagi petani lokal untuk memperluas lahan pertanian dan meningkatkan produksi.

Panca juga menegaskan agar dana MBG tidak jatuh ke tangan korporasi besar. Ia menekankan pentingnya melibatkan pelaku usaha lokal dan masyarakat sekitar agar manfaat ekonomi benar-benar dirasakan di daerah.

Terkait adanya SPPG yang sempat dihentikan operasionalnya, Bupati menyebut hal tersebut akan menjadi catatan dan bahan evaluasi.

Evaluasi meliputi mekanisme pembangunan, pengelolaan yang belum sesuai, hingga aspek teknis lainnya agar ke depan tidak terulang.

Pemilik dapur MBG yang diberi nama SPPG MBG Timbangan 2, Aswan Mufti, menyatakan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik. Ia membuka diri terhadap kritik dan saran dari masyarakat penerima manfaat.

“Kalau ada menu yang tidak sesuai silakan hubungi saya. Saya terbuka untuk saran dan kritik,” ujar Aswan, yang juga Anggota DPRD Sumsel Dapil Ogan Ilir/OKI.

Aswan menjelaskan, dapur yang dikelolanya menyediakan dua variasi porsi MBG, yakni porsi kecil dan porsi besar.

Porsi kecil diperuntukkan bagi ibu hamil, balita, serta anak-anak hingga kelas IV SD, sementara porsi besar menyasar siswa kelas V SD hingga tingkat menengah atas atau sederajat.

“Secara anggaran biaya per porsi sebesar Rp15 ribu, dengan alokasi Rp8 ribu untuk porsi kecil dan Rp10 ribu untuk porsi besar, sedangkan selisihnya digunakan untuk upah pekerja dan sewa dapur SPPG,” katanya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan SPPG Ogan Ilir, Liana Puspita, mengungkapkan saat ini terdapat satu SPPG yang dikenai sanksi, yakni di Rambang Kuang, terkait perbaikan infrastruktur.

Alasannya terdapat bagian yang belum terpenuhi, yakni fasilitas pencucian ompreng. Ia menegaskan bahwa setiap SPPG harus memiliki lahan minimal 300 meter persegi dengan infrastruktur internal yang layak.

Liana menambahkan, saat ini terdapat empat titik SPPG yang sedang dalam proses beroperasi yakni di wilayah Indralaya Utara dan Rambang Kuang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini