Bimbingan teknis KHA dinas PPPAPPKB Kab.Ogan Ilir resmi dibuka di harapkan bisa meningkatkan pemahaman terhadap Hak dan pemenuhan kebutuhan Anak 

Ogan Ilir,lintaswaranews.co . Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir melalui dinas PPPAPPKB Melaksanakan kegiatan Bimbingan teknis Konvensi Hak Anak ( KHA ) Palembang selama 3 hari.

Kegiatan ini merupakan langkah konkret dan komitmen pemerintah dalam melaksanakan dan menangani isu isu tentang pemenuhan dan perlindungan Anak khususnya di Ogan Ilir.selasa 05/08/2025

Dengan mendatangkan beberapa narasumber yang membidangi dan pemerhati anak Indonesia supaya bisa mengatasi dan membantu mendeteksi dini apa saja yang bisa dilakukan ketika mendapati Kasus kasus terhadap anak terutama di kabupaten Ogan Ilir.

Narasumber tersebut meliputi Pak Faisal Candra Buana, S.Sos fasilitator nasional dari yayasan Bahtera Bandung, Ibu Fitri Maharani S Sos, M.Si dinas PPPA Provinsi Sumsel, ASDEP Pemenuhan Hak Anak Kementrian PPPA RI

Peserta dalam kegiatan tersebut berjumlah 40 Orang terdiri dari anggota Gugus Tugas KLA Kabupaten Ogan Ilir,SDM Penyedia Layanan Peningkatan Kualitas Hidup Anak (Puskesmas, Satuan Pendidikan, Tempat Penitipan Anak),SDM Penyedia Layanan Perlindungan Khusus Anak/Panti Rehabilitasi, Forum Anak, Media dan Dunia Usaha.

Kegiatan ini di buka langsung oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Ogan Ilir Bapak Dicky Syailendra,S.Sos dalam sambutannya Dicky menjelaskan bahwa anak merupakan aset yang menentukan masa depan bangsa, di Kabupaten Ogan Ilir dari 439.469 Jiwa penduduk Ogan Ilir hampir sepertiganya yaitu 141.354 Jiwa atau 32% adalah anak-anak.

Oleh karena itu merupakan kewajiban kita sebagai Pemerintah untuk mempersiapkan anak-anak ini dengan baik sebagai generasi penerus kita, baik itu dalam perlindungannya ataupun pemenuhan atas Hak-hak Anaknya.

Selanjutnya yang perlu saya sampaikan, Pemerintah Kabupaten mempunyai tugas untuk bisa menjamin dan memfasilitasi kualitas hidup untuk tumbuh dan berkembang, sehingga dengan terpenuhinya Hak-hak Anak dimasa sekarang maka akan meningkatkan kualitas hidup mereka dimasa yang akan datang dan Anak-anak dapat menjalani usianya sampai masa dewasa. Dengan demikian akan terbentuk karakter manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan tangguh guna melanjutkan tongkat estafet pembangunan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi para pemangku kepentingan terhadap upaya Pemenuhan Hak Anak dan Perlindungan Khusus Anak, Kami berharap dengan adanya kegiatan ini dapat membentuk mindset untuk melaksanakan pembangunan yang berpihak kepada Hah-hak Anak dan dapat menjadi inspirasi untuk menciptakan kegiatan berbasis Hak Anak di Institusi masing-masing terutama di tingkat Kecamatan dan Kelurahan/Desa” ujar Dicky Saliendra.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan pencerahan atas pentingnya Pemenuhan Hak Anak di semua sektor pembangunan demi terwujudnya Kabupaten Ogan Ilir yang Layak Anak” tutupnya.

Kepala dinas PPPAPPKB Kabupaten Ogan Ilir Hj. Husnidayati, S.Sos., M.Si dalam sambutannya mengatakan dilaksanakannya Bimbingan Teknis Konvensi Hak Anak Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2025 adalah untuk meningkatkan kapasitas para pemangku kebijakan mengenai makna dan implementasi substansi Konvensi Hak Anak ke dalam kebijakan, program dan kegiatan pembangunan. Sedangkan tujuan dari dilaksanakannya Bimbingan Teknis Konvensi Hak Anak Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2025, adalah sebagai berikut.

Meningkatnya pemahaman para pendidik, tenaga Kesehatan, SDM Peningkatan Kualitas Hidup Anak, Media dan Dunia Usaha mengenai isi dan implementasi Konvensi Hak Anak.

Selain itu Meningkatnya kapasitas sumber daya manusia di bidang perlindungan dan pemenuhan hak anak.

Berkembangnya langkah-langkah strategis dalam implementasi pemenuhan hak anak berdasarkan isi Konvensi Hak Anak (KHA).

Kegiatan Bimtek KHA Adalah salah satu dari indikator Penilaian Evaluasi KLA, Dimana tahun 2024 Dinas PPPAPPKB sudah melaksanakan kegiatan Bimtek KHA dengan mengundang 80 orang peserta yang terdiri dari Perangkat Daerah anggota Gugus Tugas KLA,SDM penyedia layanan peningkatan kualitas hidup anak ( Satuan Pendidikan, Puskesmas, Tempat Penitipan Anak, SLB, LKSA, PSRABH ),BNN, Kejaksaan, UPPA Polres, Kemenag,forum Anak.

Selain itu Kepala dinas PPPAPPKB juga menyampaikan Upaya yang di lakukan untuk memenuhi kabupaten layak Anak (KLA) meliputi Rapat Koordinasi Gugus Tugas KLA dalam rangka mensinergikan kegiatan masing-masing Dinas terkait untuk Pemenuhan Hak Anak.

Sosialisasi Sekolah Ramah Anak, untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak di sekolah (Bulliying, kekerasan fisik, psikis, seksual, dll) guna menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman untuk anak;

Sosialisasi Puskesmas ramah anak, dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan yang aman, nyaman dan sesuai dengan hak-hak anak sehingga anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal;

Rapat Koordinasi dengan Forum Anak, dalam Upaya menjalankan tupoksinya sebagai pelopor dan pelapor Forum Anak melaksanakan kegiatan go to School memberikan edukasi tentang pencegahan perkawinan usia anak, bahaya sex bebas, kampanye anti narkoba, pencegahan stunting dll.

“Saya Harapkan para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan hikmat dan benar benar memahami apa apa saja yang di berikan oleh narasumber agar bisa di terapkan dengan fungsinya nya masing – masing ” tutup Husnidayati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *