OGAN ILIR,lintaswaranews.co – Pada lawatannya Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof Dr Abdul Mu’ti M.Ed. Hadir dalam rangka puncak acara HUT ke 42 Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sumsel di saambut antusias oleh para kepala sekolah serta kepala dinas pendidikan se sumsel .
Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil bupati ogan ilir ,kepala dinas pendidikan sumsel , anggota DPRD Provinsi Sumsel komisi V serta kepala BPMP se indonesia menambah semarak kegiatan tersebut .
Mendikdasmen, Prof Dr Abdul Mu’ti M.Ed memberikan ucapkan selamat atas peringatan HUT ke 42 BPMP Sumsel. “Di Usia ke 42 tahun, BPMP telah memberikan peran penting memajukan bidang pendidikan di Indonesia,” jelasnya.
Mencerdaskan kehidupan bangsa dan warga negara Indonesia salah satunya berhak mendapatkan pendidikan bermutu dan kualitas untuk meningkatkan taraf SDM. “Kami berkomitmen mewujudkan program pendidikan bermutu untuk semua. Selain itu Ada beberapa kebijakan yang jadi bagian dan tak terpisahkan untuk mewujutkan itu, diantaranya pelayanan pendidikan kami berusaha memperbaiki sarana dan prasarana melalui program revitalisasi pendidikan dan digitalisasi,” ungkap Abdul Mu’ti.
Setidaknya ada sekitar 16.121 satuan pendidikan yang kini sedang di revitalisasi. Serta dalam tahap penyelesaian 95 persen.
“Tidak hanya memenuhi sarpras di satuan Pendidikan. namun kita juga membangun dari sisi digitalisasi sebagai bagian upaya menjangkau sekolah secara geografis yang memang sangat diperlukan pembelajaran secara interaktif. ” ungkapnya
“Kita bantu juga listriknya, jaringan internet dan starlink khususnya di daerah terpencil guna mendukung pendidikan jarak jauh agar lebih mudah,” jelasnya.
mengingat angka putus sekolah masih tinggi karena kendala ekonomi, geografis, kultural dan teologis.
“Kami berusaha untuk bagaimana agar semua anak indonesia memperoleh pendidikan baik dari formal maupun non formal. Serta memperbanyak sekolah terbuka, sekolah satu atap, jarak jauh dan kesetaraan,” tukasnya.
Abdul Mu’ti mengatakan,agar jangan merasa malu belajar dengan ambil paket C atau kesetaraan . Sebagai salah satu jalur untuk memperbaiki pendidikan yang ada , yang paling penting itu legal dan dicatat.
Ia juga menyampaikan, tahun 2026 akan dilaksanakan sensus pendidikan. Karena banyak data dapodik yang tidak akurat setelah diamati secara seksama, ternyata pas cek di dapodik karena tidak mengisi data sebagaimana mestinya.
Di akhir lawatannya para kepala sekolah melakukan sesi foto dan mengabadikan momen langkah ini ,Momen ini juga tak di lewatkan oleh kepala sekolah SMP N1 indralaya untuk memberikan buku hasil karya para dewan guru yang bertajuk Pembelajaran pemdalam yang merupakan satu satu program unggulan Kemendikdasmen yg wajib dilaksanakan dikembangkan serta diimplementasikan dalam pembelajaran di kelas oleh guru. Bagaimana guru melakukan pembelajaran yg membuat murid belajar bermakna, berkesadaran dan menyenangkan.
“Buku yang diserahkan dan diminta tanda tangan tadi adalah buku yg berisi inovasi kepala sekolah dan guru dalam pembelajaran mendalam. dari Kepala sekolah hingga guru yang menyampaikan tentang program Ekskul jitu yaitu program ekstrakurikuler yg disiapkan untuk menciptakan murid betah, nyaman, bahagia di sekolah selanjutnya memiliki prestasi dari pengembangan bakat minat. Ekstrakuler yg diterapkan di SMPN 1 Indralaya ada 23 ekstrakurikuler baik dibidang olah raga, seni, oengembangan kemampuan religiusitas dan pengembangan kemampuan keilmuan baik bahasa, sains dan digitalisasi” ungkap herlina
dengan adanya motivasi dan arahan dari bapak menteri kita tadi kedepannya kualitas dan kuantitas pendidikan berbanding lurus kesejahteraan dan wawasan dalam mengajar dapat lebih baik dan efektif sedangkan para anak didik yang menerima pelajaran dapat lebih betah, nyaman, bahagia di sekolah.
Diketahui SMP Negeri 1 Indralaya merupakan sekolah negeri terkemuka di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, yang dikenal dengan berbagai prestasi akademik dan non-akademiknya,salah satu visi sekolah tersebut berfokus pada pembentukan siswa yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, bernalar kritis, kreatif, mandiri, dan berwawasan global.
















