Lintaswaranews co Prabumulih | Pemerintah Kota Prabumulih kembali mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Selasa(10/6), secara virtual melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diikuti oleh seluruh Pemerintah Provinsi, Kabupaten, dan Kota se-Indonesia sebagai bentuk sinergi dalam menjaga stabilitas harga serta daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi nasional dan global.
Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kota Prabumulih diwakili oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Drs. H. Muhammad Ali, M.Si, yang mengikuti kegiatan dari Ruang Rapat Wali Kota Prabumulih. Ia turut didampingi sejumlah perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yakni perwakilan Dandim 0404 M/E, perwakilan BPS, Plt Kadin Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan,Dinas Pertanian, Dinas Perhubungan,Diskominfo,Disperindag dan Dinas PUPR.
Rapat tersebut dipimpin oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Bima Arya Sugiarto didampingi Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa Ibu Dr. Pudji Ismartini, Deputi III Kantor Staf Presiden (KSP) Bidang Perekonomian Edy Priyono.
Dalam arahannya, Wamendagri meminta seluruh kepala daerah aktif mengawal kondisi inflasi di wilayahnya masing-masing dengan data yang akurat dan langkah yang responsif.
Dan salah satu fokus arahan Mendagri adalah pentingnya pemanfaatan ruang fiskal daerah secara optimal berdasarkan data yang dimiliki masing-masing pemerintah daerah.
“Kepala daerah perlu terus mendorong dan mengoptimalkan belanja daerah agar pertumbuhan ekonomi di wilayah masing-masing dapat berjalan maksimal. Selain itu, pemerintah pusat juga membuka ruang bagi kepala daerah untuk menyampaikan masukan dan data-data strategis yang relevan, baik dari internal daerah maupun dari mitra,” tegasnya.
Sementara Deputi Statistik Bidang Distribusi dan Jasa Dr. Pudji Ismartini, memaparkan Mei 2025 justru mencatatkan deflasi sebesar 0,37 persen, menjadi yang terendah dalam lima tahun terakhir.(Kdr).















