Serahkan Reward kepada Atlit dan Pelatih, Bupati OKU Bersedia Menanggung Pajak Reward

Lintaswaranews.co Baturaja | Bupati OKU H Teddy Meilwansyah, memberikan apresiasi kepada para atlit dan pelatih yang berprestasi dan bersedia menanggung pajak reward para atlit.

Hal tersebut di ungkapkan Bupati OKU saat penyerahan reward atlet dan pelatih secara simbolis, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten OKU Zulkarnain Gunawan menyebut reward yang akan ditransfer ke rekening atlet dan pelatih belum dipotong pajak.

Reward yang diberikan bervariasi sesuai kategori perolehan medali.  Yakni perolehan medali perorangan dan beregu.

Kategori perorangan, peraih medali emas menerima reward Rp 6 juta, perak Rp 5 juta dan perunggu Rp 3 juta.

Sementara perolehan medali beregu sedikit lebih besar. Perolehan medali emas beregu menerima reward Rp 8 juta, perak Rp 6 juta dan perunggu Rp 4 juta.

“Semua reward belum dipotong pajak 5 persen, ” ungkap Kadispora OKU Zulkarnain Gunawan dihadapan tamu undangan termasuk atlet dan pelatih dari organisasi olahraga. Senin (16/03/2026).

Menyikapi soal pajak 5 persen dari reward tersebut, suami Hj Zwesty Karenia ini lantas membuat kejutan yang tak main-main.

Ia menyumbangkan uang pribadinya untuk membayar pajak reward yang akan diterima atlet dan pelatih.

“Saya sumbang Rp 30 juta untuk bayar pajak reward 5 persen, nanti ambil setelah acara, ” pesannya.

“Bantuan ini supaya reward yang diterima atlet dan pelatih tidak berkurang, ” sambungnya yang langsung disambut riuh tepuk tangan atlet, pelatih dan tamu undangan.

“Kita tidak pernah import atlet bahkan sejak Alm. Kuryana Azis masih memimpin. Kita bisa beli prestasi tapi tidak ada yang bisa dibanggakan dengan prestasi belian, ” tegasnya.

Terkait besaran reward, Teddy menyadari nilai yang diberikan tidak sesuai. Namun kondisi ini bukan hanya di OKU saja, tapi hampir dì seluruh daerah.

“Kedepan kita tingkatkan lagi, ” ucapnya.

Sementara Ketua KONI OKU Imron HS mewakili NPCI OKU dan KORMI OKU meminta para atlet dari tiga induk olahraga ini tidak tergiur dengan reward dì luar Kabupaten OKU.

“Mari kita sama-sama memajukan prestasi olahraga dì Kabupaten OKU. Jangan hanya karena nilai dì kabupaten lain lebih besar, lalu berfikir untuk pindah ke kabupaten lain, ” pesannya.(Mona/Rel/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *